Permasalahan dan Solusi Dalam Organisasi

8:19 PM 0 Comments

yunorisavailable.blogspot.com


Dalam pelaksanaan organisasi itu sendiri, terdapat beragam permasalahan yang terjadi mulai dari posisi terendah sampai ke tingkat decision maker itu sendiri. Permasalahan itu sendiri harus segera diselesaikan agar tidak terjadi menjadi boomerang yang akan menghancurkan organisasi itu sendiri. Berikut ini adalah ulasan mengenai permasalahan yang terjadi dalam organisasi dan solusi dalam pemecahan masalahnya.

PERMASALAHAN ETIKA DALAM ORGANISASI

Ini adalah  salah satu contoh yang terjadi dalam timbulnya permasalahan dalam organisasi itu sendiri. Masalah etika selalu timbul dalam situasi yang melibatkan orang lain, tetapi seringkali organisasi lebih banyak menyoroti masalah etika ini daripada pihak – pihak lainnya. Pelanggaran terhadap etika yang telah diterima secara umum merupakan masalah yang harus diwaspadai dalam organisasi. Charles Saxon, kartunis majalah The New Yorker, menerbitkan serial kartun bisnis berjudul “ kejujuran adalah salah satu kebijakan yang lebih baik”, yang menyinggung mengenai masalah etika dalam organisasi bisnis diperlukan, dan mungkin bermanfaat bagi kita untuk mempelajari beberapa masalah etika dalam konteks pembuatan keputusan mengenai pekerjaan dalam organisasi.

Masalah etika dalam organisasi dikelompokkan menjadi 2 bagian, seperti yang saya kutip dari blog aaipoel.wordpress.com  :
  • Mengenai praktik organisasi di tempat kerja
  1. Rasa hormat, martabat, dan kebebasan perorangan. Masalah ini berhubungan dengan cara organisasi memperlakukan anggotanya. Dari sudut pandang sebagian besar anggota oraganisasi, kepentingan organisasi didahulukan dan kepentingan anggota dijadikan yang paling akhir.
  2. Kebijakan dan praktik personel. Masalah ini berkenaan dengan etika kepegawaian, pemberian gaji, kenaikan pangkat, pendisiplinan, pemberhinetian dan masalah pension anggota organisasi. Kewajiban umum organisasi adalah berlaku adil pada anggota organisasi yang prospektif disetiap jenjang karirnya.
  3. Keleluasaan (privacy) dan pengaruh terhadap keputusan pribadi. Perjanjian eksplisit dan implisit antara pegawai dengan organisasi yang memperkerjakan mereka, memberi peluang kepada organisasi untuk memperhatikan faktor – faktor yang secara jelas mempengaruhi prestasi kerja pegawai. Namun masalah etika muncul bila organisasi menaruh perhatian khusus pada masalah kehidupan pribadi anggotanya yang tidak secara langsung mempengaruhi prestasi kerja mereka dalam organisasi, misalnya segala sesuatu yang terjadi selama cuti yang mungkin mempengaruhi citra organisasi, keikutsertaan dalam masalah – masalah publik seperti kegiatan masyarakat dan organisasi pelayanan, kontribusi pada badan – badan amal, dan keterlibatan dalam kelompok kegiatan politik.
  • Mengenai keputusan perseorangan
         Ini akan terjadi apabila seseorang baik dari tingkat atasan atau bagian terpenting dalam suatu organisasi mengambil suatu keputusan yang sepihak tanpa mendiskusikannya terlebih dahulu. Permasalahan yang akan timbul diantaranya ketidakpercayaan antar anggota didalam organisasi sehingga menimbulkan perpecahan dalam organisasi.


PERMASALAHAN DALAM KOORDINASI ANTAR ORGANISASI BAIK INTERNAL MAUPUN EKSTERNAL

  • Koordinasi dalam Program kerja
Permasalahan ini bahkan terkadang muncul pada sebuah organisasi yang sudah mapan dan memiliki pengalaman. jika tidak ada koordinasi antar anggota organisasi maka sering kali menyebabkan kesalahpahaman, yang tentunya dapat menyebabkan kacaunya terlaksanya sebuah program.
Kekacauan tersebut dapat terjadi ketika antar penanggung jawab tidak mengetahui batasan-batasan jobnya, yang seringkali hanya dapat diperoleh melalui koordinasi antar penanggungjawab. Hal tersebut akan menimbulkan terjadinya ketidakseimbangan dalam pelaksanaan tugas kerja karena disaat ada anggota yang mengerjakan tugas, yang lain mengalami kekosongan pekerjaan. Hal tersebut tentunya yang tidak diinginkan terjadi dalam sebuah organisasi, bahkan oleh yang sudah mapan sekalipun.
  • · Koordinasi antar Pimpinan
Parahnya lagi, koordinasi yang buruk dapat mengarah pada komunikasi yang buruk pula. Komunikasi yang buruk antar pimpinan tersebut dalam sebuah program dapat berakibat pada program-program selanjutnya. Maka seringkali terjadi salah sangka dan salah paham.

  • Peranan Konflik
Seperti yang saya kutip dari tulisan Juanita, SE, M.Kes. ada berbagai pandangan mengenai konflik dalam organisasi. Pandangan tradisional mengatakan bahwa konflik hanyalah merupakan gejala abnormal yang mempunyai akibat-akibat negatif sehingga perlu dilenyapkan. Pendapat tradisional ini dapat diuraikan sebagai berikut :
- Konflik hanya merugikan organisasi, karena itu harus dihindarkan dan ditiadakan.
- Konflik ditimbulka karena perbedaan kepribadian dan karena kegagalan dalam kepemimpinan.
- Konflik diselesaikan melalui pemisahan fisik atau dengan intervensi manajemen
tingkat yang lebih tinggi.

Sedangkan pandangan yang lebih maju menganggap bahwa konflik dapat berakibat baik maupun buruk. Usaha penanganannya harus berupaya untuk menarik hal-hal yang baik dan mengurangi hal-hal yang buruk. Pandangan ini dapat diuraikan sebagai berikut :
- Konflik adalah suatu akibat yang tidak dapat dihindarkan dari interaksi organisasional dan dapat diatasi dengan mengenali sumber-sumber konflik.
- Konflik pada umumnya adalah hasil dari kemajemukan sistem organisasi
- Konflik diselesaikan dengan cara pengenalan sebab dan pemecahan masalah.
Konflik dapat merupakan kekuatan untuk pengubahan positif di dalam suatu
organisasi.

SOLUSI PENANGANAN KONFLIK DALAM ORGANISASI
Masih dari tulisan yang saya kutip dari Juanita, SE, M.Kes, berikut adalah solusi dalam penanganan konflik maupun permasalahan dalam organisasi
  • Introspeksi diri
  • Mengevaluasi pihak yang terlibat
Sangat penting bagi kita untuk mengetahui pihak-pihak yang terlibat. Kita dapat mengidentifikasi kepentingan apa saja yang mereka miliki, bagaimana nilai dan sikap mereka atas konflik tersebut dan apa perasaan mereka atas terjadinya konflik. Kesempatan kita untuk sukses dalam menangani konflik semakin besar jika kita meliha konflik yang terjadi dari semua sudut pandang.
  • Identifikasi sumber masalah
Sumber konflik sebaiknya dapat teridentifikasi sehingga sasaran penanganannya lebih terarah kepada sebab konflik.
  • Mengetahui pilihan penyelesaian atau penanganan konflik yang ada dan memilih yang tepat.
Spiegel (1994) menjelaskan ada lima tindakan yang dapat kita lakukan dalam penanganan konflik :
A.    Berkompetisi
Tindakan ini dilakukan jika kita mencoba memaksakan kepentingan sendiri diatas kepentingan pihak lain. Pilihan tindakan ini bisa sukses dilakukan jika situasi saat itu membutuhkan keputusan yang cepat, kepentingan salah satu pihak lebih utama dan pilihan kita sangat vital. Hanya perlu diperhatikan situasi menang – kalah (win-win solution) akan terjadi disini. Pihak yang kalah akan merasa dirugikan dan dapat menjadi konflik yang berkepanjangan. Tindakan ini bisa dilakukan dalam hubungan atasan-bawahan, dimana atasan menempatkan kepentingannya (kepentingan organisasi) di atas kepentingan bawahan.
B.    Menghindari konflik
Tindakan ini dilakukan jika salah satu pihak menghindari dari situsasi tersebut secara fisik ataupun psikologis. Sifat tindakan ini hanyalah menunda konflik yang terjadi. Situasi menag kalah terjadi lagi disini. Menghindari konflik bisa dilakukan jika masing-masing pihak mencoba untuk mendinginkan suasana, mebekukan konflik untuk sementara. Dampak kurang baik bisa terjadi jika pada saat yang kurang tepat konflik meletus kembali, ditambah lagi jika salah satu pihak menjadi stres karena merasa masih memiliki hutang menyelesaikan persoalan tersebut.
C.    Akomodasi
Yaitu jika kita mengalah dan mengorbankan beberapa kepentingan sendiri agar pihak lain mendapat keuntungan dari situasi konflik itu. Disebut juga sebagai self sacrifying behaviour. Hal ini dilakukan jika kita merasa bahwa kepentingan pihak lain lebih utama atau kita ingin tetap menjaga hubungan baik dengan pihak tersebut. Pertimbangan antara kepentingan pribadi dan hubungan baik menjadi hal yang utama di sini.
D.   Kompromi
Tindakan ini dapat dilakukan jika ke dua belah pihak merasa bahwa kedua hal tersebut sama –sama penting dan hubungan baik menjadi yang utama. Masing-masing pihak akan mengorbankan sebagian kepentingannya untuk mendapatkan situasi menang-menang (win-win solution)
E.    Berkolaborasi
Menciptakan situasi menang-menag dengan saling bekerja sama
 
Cara pemecahan masalah itu sendiri tergantung seberapa kreatifkah kita menyikapi masalah, dan bagaimana mengambil cara yang terbaik dalam memecahkan suatu masalah. Sayangnya, pilihan pertama yang mereka ambil seringkali bukanlah solusi terbaik.  Secara tipikal, dalam pemecahan masalah, kebanyakan orang menerapkan solusi yang kurang dapat diterima atau kurang memuaskan, dibanding solusi yang optimal atau yang ideal (Whetten & Cameron, 2002). Pemecahan masalah yang tidak optimal ini, bukan tidak mungkin dapat memunculkan masalah baru yang lebih rumit dibandingkan dengan masalah awal.
 
 
Sumber :

0 komentar:

Good Bye Steve jobs

8:03 PM 0 Comments

Foto : apple.com

Dunia teknologi kembali dirundung duka, kali kita kehilangan seorang figur penting dalam perjalanan teknologi. Dialah Steve Jobs, meninggal pada kamis dini hari tadi (6 Oktober 2011) waktu Indonesia atau rabu sore waktu setempat (5 Oktober 2011) setelah berjuang melawan kanker pankreas yang ia alami selama 8 tahun terakhir. Beberapa karya besar telah diciptakan olehnya mulai dai apple II, Macintosh, iMac, iPhone, iPad, iPod, dan sederet ide cemerlang lainnya.

Steve sendiri mengundurkan diri dari apple pada bulan agustus lalu, setelah ia merasa harus beristirahat untuk melawan penyakit yang dideritanya. Uniknya, meninggalnya Steve Jobs berselang sehari setelah Apple meluncurkan produk terbarunya iPhone 4s.

Dibawah kepemimpinannya, Apple berkembang menjadi salah satu industri teknologi paling cemerlang dimuka bumi. Meskipun ia pernah di tendang dari Apple pada tahun 1985, ia kembali pada tahun 1996 untuk menggiring Apple yang tadinya hampir hancur lebur menjadi salah satu perusahan teknologi terbesar didunia.

Berita Meninggalnya Steve Jobs juga telah menjadi trending topic pada Twitter hari ini. Banyak yang mengucapkan rasa bela sungkawa yang dalam, dari rakyat biasa hingga Presiden AS Barack Obama. Selain itu juga ada juga dari sang pendiri social network terbesar didunia Mark Zuckerberg, pesaing Steve Jobs sendiri, Bill Gates, dan sederet orang terhebat dalam bidang teknologi lainnya.

Selamat Jalan Sang Konduktor Orchestra Teknologi dunia. karya mu takkan kami lupakan.
Berikut adalah foto - foto Steve Jobs yang saya kutip dari Tempointeraktif.com

Steve saat mempromosikan Macbook Air

Steve saat mempromosikan iPhone
Steve saat mempromosikan iPad
Bendera setengah tiang diluar kantor Apple, California
Suasan duka di dalam kantor Apple, Calidornia
Steve Jobs dalam iPhone

0 komentar:

Lagi, Kecelakaan Pesawat di negara kita

12:51 PM 0 Comments

Foto : Okezone.com

Kejadian memilukan ini terjadi pada hari kamis lalu. Sebuah pesawat Cassa 212-200 jatuh di hutan Bahorok, Langkat, Sumatera Utara. Dalam kecelakaan tersebut, semua kru dan penumpang ditemukan keadaan tewas. Menurut berita yang saya kutip dari laman okezone.com, menurut Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo "Kondisi seluruh penumpang tewas, di posisinya masing-masing,"

Pesawat sendiri ditemukan dalam keadaan tersangkut di pepohonan dalam keadaan kondisi pesawat bagian depan hancur, sayap patah dan mesih hancur. Pesawat buatan tahun dan berpenumpang 14 orang (termasuk kru) ini berangkat dari Bandara Polonia, Medan pukul 07.28 kamis lalu.

Untuk proses evakuasi jenazah para korban mengenai kendala dikarenakan selain medan yang berat, cuaca yang kurang kondusif juga mempersulit kinerja BASARNAS dan para personil anggota TNI menjangkau lokasi. Untuk penyebab terjadinya kecelakaan sendiri, KNKT masih melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Memang sungguh disayangkan kejadian ini terjadi, semoga KNKT dapat segera dapat mengungkapkan terjadinya kecelakaan yang terjadi, untuj keluarga yang ditinggalkan semoga diberi ketabahan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa.


0 komentar: