Showing posts with label Football. Show all posts

Road To Final Muenchen 2012 : FC Bayern Muenchen vs Chelsea FC

Munich Final 2012


Akhirnya Liga Champions Eropa musim 2011-2012 mendekati akhir. Bayern Muenchen dan Chelsea adalah dua tim terbaik yang pantas tampil di final yang akan digelar di Fussball Arena (Allianz Arena). Perjalanan terjal pun telah dilewati oleh kedua tim. Dan tentunya, final musim ini akan menciptakan sejarah dimana Bayern Muenchen akan menjadi tim pertama dalam sejarah Liga Champions yang mampu tampil di final dan juara di markas sendiri. Sedangkan Bagi Chelsea sendiri, bila juara mereka akan menjadi tim baru yang menjuarai turnamen paling prestisius klub di Eropa.

Perjalanan Bayern Muenchen di Liga Champions musim ini harus di awali dare fase play-off dimana mereka berhadapan klub asal Swiss, FC Zurich. Bayern melenggang ke fase grup Liga Champions dengan mengantongi kemenangan aggregat 3-0 atas wakil Swiss. Namun perjalanan berat menanti mereka dimana Bayern berada di dalam grup neraka bersama Manchester City, Napoli, dan Villareal.

Dengan pengalaman yang mereka miliki di pentas tertinggi Eropa, Bayern akhirnya bisa lolos dari grup maut dengan status juara grup A setelah menyingkirkan City (2-0 (Allianz Arena), 0-2 (Etihad)), Napoli (3-2 (Allianz Arena), 1-1 (San Paolo)), dan Villareal (2-0 (El Madrigal), 3-1(Allianz Arena)). Bayern Muenchen di dampingi Napoli yang lolos sebagai runner up grup.

Dibabak 16 besar, Bayern bertemu dengan tim kuda hitam asal Swiss, FC Basel. Di leg pertama Bayern kalah 1-0 di kandang Basel, Namun bermain di Allianz Arena pada leg kedua, Bayern berhasil membalasa kekalahan dengan meraih kemenangan fantastis 7-0 atas wakil Swiss. Bayern pun lolos dengan aggregate 7-1. Di fase 8 besar, Bayern berhadapan dengan Olympique Marseille. Bayern lolos dengan aggregate 4-0 setelah menang 0-2 di kandang Marseille dan 2-0 di markas sendiri.

Rintangan sesungguhnya pun menanti didepan mata. Real Madrid adalah lawan yang harus di hadapi Bayern Muenchen di semifinal. Pada leg pertama di Allianz Arena, Bayern menang 2-1 lewat gol Franck Ribery dan Mario Gomez, sedangkan gol Madrid disarangkan Mesut Oezil. Di leg kedua di Santiago Bernabeu, giliran Madrid yang mengalahkan Bayern dengan skor sama 2-1 lewat 2 gol Cristiano Ronaldo yang berbalas gol penalti Arjen Robben. Karena aggregate sama 3-3, maka pertandingan pun dilanjutkan sampai perpanjangan waktu. Namun pada fase tersebut kedua tim masih belum mampu mencetak gol yang akhirnya pertandingan harus diakhiri dengan drama adu penalti. Keberuntungan akhirnya lebih memihak Die Rotten setelah 3 penendang Muenchen berhasil merobek jala Iker Cassilas, sedangkan jala Manuel Neuer hanya bergetar 1 kali.

Perjalanan Chelsea di grup E pun lumayan terjal dengan meraih 3 kemenangan, 2 seri dan 1 kali. Chelsea berhasil lolos dengan status juara grup dengan didampingi Bayern Leverkusen sebagai Runner Up grup melewati Valencia dan Racing Genk.

Dibabak 16 besar Chelsea harus bertemu Napoli. Perjalanan berat harus dilewati Chelsea karena di leg pertama mereka kalah 3-1 di kandang Napoli. Namun pada leg kedua, Chelsea berhasil bangkit. Pada saat itu, Andre Villas-Boas sudah di pecat dan digantikan care taker Roberto Di Matteo yang melatih Chelsea sampai saat ini. Chelsea berhasil meraih kemenangan 4-1 dan melewati fase ini dengan aggregate 5-4

Di fase 8 besar, Chelsea harus kembali bertemu dengan kuda hitam lainnya, SL Benfica. Chelsea berhasil lolos dengan aggregate 3-1, setelah pada leg pertama di kandang Benfica Chelsea menang 1-0 dan di Stamford Bridge menang 2-1. Barcelona pun menanti Chelsea di semifinal.

Terkenang akan kejadian di semifinal 2009 dimana Chelsea tersingkir secara kontroversial, The Blues pun bertekad untuk membalas kekalahannya dan mission mpossible pun harus mereka lewati. Bertindak tuan rumah di leg pertama, Chelsea berhasil menang 1-0 lewat gol Didier Drogba. Semangat pun berkobar. Di leg kedua drama pun terjadi, Barcelona yang membutuhkan 2 gol tanpa kebobolan harus menang untuk tampil di final. Dan target itupun sempat tercapai ketika Sergio Busquest dan Andres Iniesta berhasil merobek jala Petr Cech. Beban Chelsea semakin bertambah berat ketika bek Gary Cahill harus ditarik keluar dan kapten John Terry di kartu merah, dengan kartu merah tersebut membuat Terry tidak bisa tampil di Final. Namun menjelang babak pertama berakhir, Ramires berhasil membuka peluang Chelsea dengan golnya. Skor 2-1 dengan aggregate 2-2, Chelsea hanya cukup mempertahankannya untuk melenggang ke final. Dibabak kedua drama semakin memanas ketika Lionel Messi gagal membobol jala Cech lewat penalti di awal babak kedua. Barcelona pun mengakhiri petualangan di Liga Champions setelah gol Fernando Torres di extra time babak kedua memastikan langkah El Barca terhenti. Aggregate 3-2 dan Chelsea berhak tampil di Final.

Di partai final nanti Muenchen dan Chelsea akan bermain dengan skuad yang kurang lengkap karena ada pemain yang cedera dan mendapat akumulasi kartu. Di kubu Muenchen, Luiz Gustavo, David Alaba, dan Holger Badstuber tidak bisa tampil karena akumulasi kartu. Sedangkan Chelsea, John Terry, Branislav Ivanovic, Raul Meireles, Ramires tidak bisa tampil, sedangkan Gary Cahill dan David Luiz diragukan tampil karena harus berjuang melawan cedera.

Siapapun yang akan juara akan melahirkan sejarah baru di Liga Champions. So what's your favorite team to winning the Champions League tonight ?

Berikut adalah perjalanan lengkap kedua tim :

FC Bayern Muenchen
Group Stage :
Villareal 0-2 Bayern Muenchen (Toni Kroos 7', Rafinha 76')
Bayern Muenchen 2-0 Manchester City (Mario Gomez 38', 45')
Napoli 1-1 Bayern Muenchen (Holger Badstuber (og) 39' - Toni Kroos 2')
Bayern Muenchen 3-2 Napoli (Mario Gomez 17', 23' ,42' - Federico Fernandez 45', 79')
Bayern Muenchen 3-1 Villareal (Franck Ribery 3', 69', Mario Gomez 23' - Jonathan De Guzman 50')
Manchester City 2-0 Bayern Muenchen (David Silva 37', Yaya Toure 52')

First Knock-Out Round :
FC Basel 1-7 Bayern Muenchen On Aggregate
FC Basel 1-0 Bayern Muenchen (Valentine Stocker 86')
Bayern Muenchen 7-0 FC Basel (Arjen Robben 11', Thomas Mueller 42', Mario Gomez 44', 50', 61', 67', Arjen Robben 81')

Quarter Final :
Olympique Marseille 0-4 Bayern Muenchen On Aggregate
Olympique Marseille 0-2 Bayern Muenchen (Mario Gomez 44', Arjen Robben 69')
Bayern Muenchen 2-0 Olympique Marseille (Ivica olic 13', 37')

Semifinal :
Bayern Muenchen 3-3 Real Madrid On Aggregate (Bayern Muenchen wins 3-1 on penalti)
Bayern Muenchen 2-1 Real Madrid (Franck Ribery 17', Mario Gomez 90' - Mesut Oezil 53')
Real Madrid 2-1 Bayern Muenchen (Cristiano Ronaldo 6' (pk), 14' - Arjen Robben 27' (pk))

Chelsea FC
Group Stage :
Chelsea 2-0 Bayern Leverkusen (David Luiz 67', Juan Mata 90')
Valencia 1-1 Chelsea (Roberto Soldado 87' (pk) - Frank Lampard 56')
Chelsea 5-0 Racing Genk (Raul Meireles 8', Fernando Torres 11', 27', Branislav Ivanovic 42', Salomon Kalou 72')
Racing Genk 1-1 Chelsea (Jelle Vossen 61' - Ramires 26')
Bayern Leverkusen 2-1 Chelsea (Eren Derdiyok 73', Manuel Friedrich 90' - Didier Drogba 48')
Chelsea 3-0 Valencia (Didier Drogba 7', 36', Ramires 32)

First Knock-out Round :
Napoli 4-5 Chelsea On Aggregate
Napoli 3-1 Chelsea (Ezequiel Lavezzi 39', 65', Edinson Cavani 45' - Juan Mata 27')
Chelsea 4-1 Napoli (Didier Drogba 28', John Terry 48', Frank Lampard 75' (pk), Branislav Ivanovic 105' - Gokhan Inler 55')

Quarter Final :
SL Benfica 1-3 Chelsea On Aggregate
SL Benfica 0-1 Chelsea (Salomon Kalou 75')
Chelsea 2-1 SL Benfica (Frank Lampard 21' (pk), Raul Meireles 90' - Javi Garcia 85')

Semifinal :
Chelsea 3-2 FC Barcelona On Aggregate
Chelsea 1-0 FC Barcelona (Didier Drogba 45')
FC Barcelona 2-2 Chelsea (Sergio Busquets 35', Andres Iniesta 43' - Ramires 45', Fernando Torres 90')

Magical Drama in EPL Final day



Fantastis, inilah drama yang terjadi di pertandingan terakhir liga inggris musim 2011-2012. Penentuan sang juara ditentukan sampai 5 menit terakhir !, dan akhirnya yang keluar sebagai juara liga inggris adalah Manchester City yang mampu membalikkan keadaan dengan meraih kemenangan 3-2 atas Queens Park Rangers di masa injury time. Sementara di tempat lain di stadium of light, Manchester United hanya “sempat” merayakan juara dalam waktu 2 menit karena pertandingan antara Manchester United vs Sunderland yang berakhir untuk kemenangan 1-0 untuk Manchester United berakhir lebih dulu dari pertandingan Manchester City vs QPR.

Saya sebagai pendukung Manchester United meskipun kecewa, tapi tetap memberikan selamat kepada manchester city dan seluruh fansnya atas pencapaian ini. Dan poin penting yang dapat diambil dari laga terakhir antara 2 penguasa liga inggris musim ini adalah, sebuah pertandingan yang menghibur, menarik, dan menegangkan yang dapat dijadikan pelajaran buat semua orang, khususnya negara kita patut mencontoh bagaimana pertandingan sepakbola profesional yang dikemas dengan begitu menghibur dengan semangat sportifitas tanpa ada anarki yang berbicara.

Manchester city unggul lebih dulu lewat gol pablo zabaleta pada menit 39 pada babak pertama, skor 1-0 untuk Man City . Pada babak kedua QPR berhasil menyamakan kedudukan melalui Djibril Cisse pada 48 babak kedua setelah memanfaatkan kesalahan bek Joleon Lescott, skor pun imbang 1-1. Pada menit 55, QPR harus bermain dengan 10 pemain karena kapten Joey Barton mendapat kartu merah setelah melanggar Carlos Tevez Pada menit 66, sundulan J. Mackie membawa keunggulan bagi QPR menjadi 1-2 setelah memanfaatkan umpan dari sayap kanan pertahanan Man City. Drama pun terjadi pada masa injury time karena city berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui tandukan Edin Dzeko yang memanfaatkan tendangan sepak pojok David Silva pada menit 90+2. Dan Sergio Aguero pun menjadi pahlawan Man City karena berhasil merobek jala Paddy Kenny pada menit 90+4.

Sedangkan laga yang berlangsung di markas Sunderland, Stadium Of Light, Manchester united mencuri kemenangan tipis 1-0 atas tuan rumah melalui gol Wayne Rooney pada menit 20. Para pemain MU dan pendukung MU (termasuk saya dirumah) sempat merasakan “gelar” sudah ditangan, tapi mendapat kabar City berhasil menang membuat pemain, pelatih dan fans MU pun lemas.

Dengan hasil ini Man City akhirnya bisa melepas dahaga juara liga inggris yang mereka dapatkan terakhir kali pada tahun 1968 lalu. But, Man United will be back next season, to become champions again, neighboor !!

berikut adalah beberapa drama yang terjadi yang fotonya saya kutip dari halaman gettyimages.com


Rooney dan Young merayakan gol

Martin O'Neil sempat memberi selamat kepada Fergie ketika pertandingan akan berakhir

Takdir berkata lain, baru 2 menit "merayakan" juara, kabar buruk tiba dimana City menang 3-2 atas QPR
  
Fergie dan para pemain memberi applause kepada fans yang mendukung sampai titik terakhir meskipun gagal juara

Sempat bernyanyi selama pertandingan, namun akhirnya kecewa karena si tentangga juara


Perdebatan Tevez-Barton yang berujung kartu merah Barton menit 55

Tevez merayakan gol Edin Dzeko yang menjadi penyama kedudukan

Drama 5 menit pun berakhir yang berujung juara sang Blue Moon Raising

Sang kapten mengangkat oasis yang baru datang setelah 44 tahun yang lalu
Man City are Champions, but Man United will be back next season to steal the trophy !


Munich Air Disaster

Foto : dailymail.co.uk



Tepat hari ini adalah sebuah tragedi memilukan bagi Manchester United. Ya tepat 54 tahun lalu, 6 februari 1958 adalah bencana karena sebuah pesawat yang ditumpangi oleh staf, pemain, dan pelatih Manchester United mengalami kecelakaan di kota Munich, Jerman. kejadian ini mengakibatkan Manchester United kehilangan 8 pemain yaitu, Duncan Edward, Geoff Bent, Roger Byrne, Eddie Coleman, Mark Jones, David Pegg, Tommy Taylor, dan Liam Whelan serta beberapa staf seperti Walter Crickmer, Bert Whalley, Tom Curry

Tragedi bermula dari kepulangan mereka dari pertandingan Liga Champions di Belgrade, Serbia. Pesawat kemudian berhenti di Muncih, Jerman untuk melakukan pengisian bahan bakar. Setelah itu, pesawat melakukan take-off dua kali sebelum terjadi kecelakaan yang merenggut nyawa 8 orang pemain, 3 staff dan 15 penumpang lainnya. Sedangkan pemain lain seperti Bobby Charlton, Harry Gregg dan pelatih Sir Matt Busby selamat. Busby sempat mengalami masa kritis namun sebuah keajaiban menghampiri dia dimana dia sembuh total setelah beberapa bulan dirawat.

Setelah kejadian tersebut, United harus kembali bangkit ditengah kehancuran yang mereka alami akibat kecelakaan tersebut. Padahal sebelum kecelakaan tersebut, United sedang dalam masa emas di tangan Matt Busby namun takdir berkata lain. Akan tetapi, selang beberapa tahun kemudian Busby kembali membangun tim tangguh dengan mendatangkan beberapa pemain tangguh seperti Denis Law, George Best dan mempertahankan beberapa pemain yang selamat seperti Bobby Charlton dan Harry Greg. Setelah membangun tim tersebut, MU memasuki masa emas dengan meraih trofi Liga Champions 10 tahun setelah tragedi yaitu tahun 1968 setelah mengalahkan wakil Portugal SL Benfica.

Tentu kejadian itu akan menjadi sebuah sejarah tersendiri bagi Manchester United. Tapi mereka dapat bangkit dari keterpurukan dan berhasil menjadikan diri mereka lebih baik lagi dengan semangat yang membara tanpa rasa putus asa. Sebuah pesan yang baik untuk semua orang.

Welcome Back Legends !





Ada yang menarik dari putaran ketiga piala FA kemarin. Selain menghadirkan pertandingan yang seru dan menarik seperti Manchester City vs Manchester United, ada juga hal lain yang membuat akhir pekan kemarin menjadi menarik. Yap, kembalinya dua legenda hidup Premier League ke lapangan hijau. Mereka adalah Paul Scholes dan Thierry Henry.

Khusus untuk Scholsy, ini jelas sebuah kejutan karena pada akhir musim lalu dia memutuskan untuk gantung sepatu. kembalinya si Ginger Prince ini tentu diharapkan oleh Sir Alex Ferguson untuk membantu MU untuk meraih gelar, karena selain pengalamannya, dia diharapkan menjadi salah satu solusi ditengah badai cidera yang mendera tim asal Greater Manchester tersebut. Pada comebacknya kemarin memang berjalan kurang lancar, karena salah paham dengan Evra, Scholes kehilangan bola yang direbut oleh James Milner yang pada akhirnya berbuah gol Sergio Aguero. Namun pada akhirnya MU tetap menang 2-3 pada laga derby kemarin sekaligus membayar dendam yang mereka alami ketika hancur di kandang sendiri dengan skor 1-6 melawan Manchester City

Untuk King Henry, jelas menjadi kabar gembira buat pendukung The Gunners ditengah ketergantungan Arsenal kepada Van Persie. Debut keduanya kemarin diwarnai gol indah dari Henry sekaligus memberikan kemenangan tipis 1-0 atas Leeds United. Meskipun hanya akan bermain selama dua bulan karena ia dipinjamkan oleh New York Red Bulls, tetap dia akan menjadi cerita tersendiri dan diharapkan dapat membantu Arsenal pada laga besar seperti di Champions League dan Premier League.

Berikut adalah aksi kedua legenda klub terhebat di dunia yang saya kutip gambarnya dari Getty Images.

Aksi Paul Scholes

Scholes sedang melakukan pemanasan
Scholes sedang melakukan pemanasan
Scholes di bench pemain
Scholes memberikan apresiasi kepada fans MU yang telah menyambut comebacknya
Perbincangan hangat Scholes dengan asisten manajer Mike Phelan
Inilah momen yang ditunggu ketika Scholes kembali ke lapangan
Aksi Scholes dilapangan melawan Micah Richards
Scholes berduel dengan Sergio Aguero
Welcome back Ginger Prince
Aksi Thierry Henry

King Henry sedang pemanasan

Selebrasi Henry ketika mencetak gol kemenangan Arsenal

Proses terjadinya gol Henry

Proses terjadinya gol dari sudut lain

Let's Celebrate the King !